Cross bottom

5032_94157370731_76497680731_2008742_1518390_n

Music Speaks Louder Than Words Demikian ada sebuah ungkapan, yang berarti bahwa musik adalah sarana yang paling efektif untuk mengekspresikan berbagai hal. Banyak orang yang ketika merasa senang dan bahagia, mengekspresikannya melalui musik, demikian juga ketika merasa marah, sedih dan sebagainya. Musik adalah pengkomunikasian ide ide yang paling universal, yang paling bisa diterima oleh siapa aja. Musik juga memiliki banyak atribut yang menempel kepadanya. Bagi para musisi, musik adalah ajang ekspresi diri, ajang untuk menunjukkan integritas dan personal dirinya. Bagi kalangan industri, musik adalah lahan pendapatan yang tidak akan pernah kering karena ide ide musik dari para musisi tidak akan pernah habis.

Demikian juga dengan, CROSS BOTTOM band yang digawangi oleh ‘Anton’ Septiadi – Dram, Army ‘Gundul’ Virmansyah – Akustik Gitar& Vokal,Hiswara Banu ‘Adjie’ – Gitar Elektrik, dan Noor ‘Pagon’ Ali Antono – Bass Elektrik. Memilih musik sebagai sarana ekspresi, sarana untuk memanfaatkan skill dan kemampuan untuk konsisten secara lebih profesional. Eksistensi sebuah grup band, pada dasarnya berlandasan kepada hukum seleksi alam. Artinya apabila skill, kemampuan, integritas dan konsistensi dalam bermusik bisa dikomunikasikan dengan baik, maka sebuah band akan mamou meraih dukungan dari para pendukungnya, yang akan juga mendukung keberadan sebuah grup band. Terlebih lagi ketika band tidak hanya berhenti kepada penyampaian karya karyanya saja akan tetapi juga dengan mengkomunikasikan dan mencari timbal balik dengan semua pihak terkait.

Kini kerja keras dan kepercayaan itu termanifestasi dalam sebuah album debut mereka bertajuk 9. Album 9 memaparkan 10 komposisi yang mengalirkan perpaduan alternative dan country. Sebuah paduan yang diracik tepat menghasilkan irama menggoda dan segar. Tertata dalam beat beat rapi dalam iringan permainan slide gitar elektrik dan ketukan dram stakato yang lembut. Entah itu dalam tempo medium juga lambat. Kesepuluh komposisi ini seakan menunggang suatu gelombang baik dalam lirik maupun musik.

Album 9 hadir dengan single andalan bertajuk 9 Tahun. Tembang up beat yang membungkus lirik sedih dengan mood ceria. Lagu ini bergantian dengan 9 lagu lainnya yang dimainkan dalam tempo beragam. Untuk medium pilihanmu jatuh pada komposisi Lelaki Muda, Selangkah Lagi dan Hadapilah. Untuk yang lebih mellow tersedia Setia, Maafkan, Sepenggal Kisah Lalu, Lagu Cinta, Permata Yang Hilang dan Pulang.

Total hampir 45 menit kita diajak dalam satu aspek baru dari musisi tanah air. Dengan aliran bermusik yang mereka pilih ini sudah memberi mereka perhatian tersendiri dari khalayak pendengar. Suatu ciri khas yang dimainkan berdasar dari suatu keyakinan ekpresi masing masing personil CROSS BOTTOM sendiri yang dilandaskan pada keinginan untuk berkomunikasi dengan khalayak.

6240_102965640731_76497680731_2149488_2267118_nSEJARAH CROSS BOTTOM CROSS BOTTOM dibentuk tahun 1996 oleh 4 personilnya Anton, Gundul, Adjie dan Pagon di Yogyakarta ketika masih duduk di bangku SLTA. Semua berawal dari antusiasme pada aliran musik yang sama dan keinginan untuk bersinergi. Proses dijalani dari latihan, mengikuti berbagai pertunjukkan dan pentas musik di tingkat lokal membawa hasil. Pembentukkan jatidiri musikalitas masing masing personil dan aliran musik yang diemban disampul cita cita yang pasti bahwa musik kami akan menjadi suatu yang sangat berharga di kemudian hari. Seiring dengan waktu nama mereka makin dikenal luas.

Berbagai pentas dan festival pun dijalani dan sepertinya menjadi sering. Selain hadir di depan publik kampus, CROSS BOTTOM juga tanpil di beberapa konser besar. Di antaranya menjadi band pendamping di depan konser akbar ‘A Mild Live Power Slaves Concert’ tahun 1996, band pembuka ‘A Mild Live PAS Band Concert’ yang keduanya bertempat di Yogyakarta.

Kematangan yang di dapat dari pementasan pementasan tadi juga diimbuhi adanya pergantian personil CROSS BOTTOM yang terlihat dari segi teknik, skill, gaya maupun corak permainannya yang unik. Sealin itu juga berkat pengaruh yang masuk lewat musik musik yang menjadi acuan bagi CROSS BOTTOM seperti The Doors, Radiohead, Coldplay, U2, Live, Pearl jam dan Counting Crows.

Lagu-lagu crossbottom

9tahun

maafkan

aku dan kita

6 Responses to “Cross bottom”


  1. 1 Ayu_chabby July 27, 2009 at 6:47 am

    Q bLM prnh denger n bLm prnh Tau CroSS BoTTom,bair???
    Tpi personilx caem2 yach…
    hehehe

  2. 3 wish August 12, 2009 at 5:39 pm

    Sebuah penantian yang lama..
    hampir 9 tahun deh [ becanda :) ],
    tapi salut utk kalian, karna tetep berkarya maramaikan musik indonesia..,
    Cayo CROSSBOTTOM…

  3. 4 de_damz September 7, 2009 at 2:39 am

    pernah manggung di sma ku…sma 3 solo…huhuhu..abis itu malah putus deh aku ma cawekku…gara2 lupa jemput

  4. 5 hasan October 24, 2009 at 8:01 am

    lagunya blum bredar d jepara, kangen ma lagu2nya


Leave a Reply