Bukit Jalil dan Laser hijau


Prediksi Rajagopal benar adanya bawasanya pemain Indonesia hanya jago kandang. Bukit jalil menjadi neraka bagi para pemain timnas indonesia yang telah berjuang mati-matian untuk pertandingan final piala AFF. Hari ini Indonesia di bantai telak 3-o tanpa balas.

Yah saya si senernya salut sama perjuangan para pemain Indonesia yang telah berjuang keras dalam pertandingan kali ini. Tapi tgl 29 nanti masih banyak pekerjaan yang mennuggu para pemain timnas kebanggan kita jika ingin membawa pulang tropi piala AFF kali ini. Setidaknya Indonesia harus menang lebih dari 3-0 dan jangan sampai kebobolan pada saat bermain dikandang.

Tapi saya sangat menyayangkan pada para suporter Malaysia yang membawa senjata pembunuh pemain sepak bola..😆

Bukan saya saja yang merasa kecewa bahkan seluruh rakyak Indonesia kecewa pada tindakan para suporter Malaysia ini. Mereka menggunakan laser hijau untuk mengganggu konsentrasi para pemain Indonesia. Di awal babak ke-2 yang mengakibatkan seluruh pemain Indonesia keluar lapangan atas ketidak nyaman kelakuan suporter Malaysia. Tapi setelah bernegosiasi dengan wasit, pasukan Alfred Riedl ini ahirnya mau untuk meneruskan pertandingan. Tapi hasilnya konsentrasi para pemain kacau. Kemasukan 1 gol setelah beberapa menit pertandingan dimulai.

Yah yang namanya pemain Indonesia yang konsentrasinya sudah terpecah karena ketidaknyaman perbuatan suporter yang mengganggu dengan sorotan laser ke mata para pemain Indonesia. Serta tekanan karena tertinggal 0-1 membuat para pemain hilang kepercayaan dan bermain kacau. Hasil ahir 3-0 mutlak adanya bawasanya mental para pemain saat bermain tandang memang belum mumpuni.

Bukti nyata atas kecewanya warga Indonesia terhadap aksi suporter Malaysia ini terlihat jelas di ranah sosial media twitter dengan masuknya hastag #malaysiacheatlaser sebagai tranding topic di Indonesia dan Dunia. The Power of Retweet menunjukkan taringnnya. dalam waktu 1 jam hastag ini bisa langsung bercokol jadi nomer 1 di Trending Topik Twitter.

Saya si berharap di kandang Indonesia bisa menang 4-0. Saya sudah berniat ngelatih para bonex menggunakan laser hijau super besar yang bisa menyilaukan mata😆 hehe Saya bercanda. Mari kita dukung Timnas Indonesia pada tanggl 29 nanti.

Adios

sibair

Sumber foto dari : sini

Tagged ,

9 thoughts on “Bukit Jalil dan Laser hijau

  1. Untara says:

    Sebenarnya saya berharap Indonesia kalah!
    bukannya ga patriot, tapi memang ajang euphoria sepak bola ini menurut saya sudah kelewatan! dan skenario TUHAN itu lucu juga ….

    ambillah pelajaran … kita terlalu yakin seolah kemenangan telah ada dalam genggaman, kita sombong kita kalah! habis perkara!

    ini jadi ujian dan juga teguran dan juga ujian ajang pembuktian .. bahwa kita ini bangsa yang bisa bangun dari sebuah kekalahan?

    Bisakah? kita lihat saja nanti tanggal 29 … menang atau kalah akankah berakhir menjadi sebuah cerita heroik 2010? ataukah hanya sekedar event lewat yang menjadi selingan akhir tahun.

    sekali lagi sebuah catatan pelajaran tentang perlunya untuk ‘rendah hati’ itu sebenarnya terlihat di dalam ajang pertandingan sepak bola ini .. ada yang bangga menyombongkan diri sebagai bangsa pemenang dan dia dikalahkan telak! ada yang menyombongkan diri sebagai bangsa sopan dan berbudaya … dan dia melakukan tindakan tindakan tidak terpuji yang akhirnya di sorot oleh dunia.

    By the way .. komen saya ini bagus yak?! *dikeplak*

    • sibair says:

      Sebenernya para pemain juga gak pengen uphoria yang berlebihan mas.. cuma bapak ketua PSSI yang terhormat sudah punya banyak agenda buat kesombongan yang katanya “tidak lepas dari kerja keras ketua PSSI” Tapi ya sudahlah karna tulisan mas untara bagus saya ijin ngeplak😆

  2. aRuL says:

    terlepas dari menang, yang penting Indonesia bisa bermain apik… dengan dada terbusung bangga🙂

    yah semoga power of retweet termasuk the power of trending topic bisa membuka mata orang2🙂

  3. inge says:

    tetap dukung timnas… dan tak perlu melakukan kecurangan seperti supporter malaysia yang pake laser ijo *erm… gimana kalo pake tabung ijo :))

  4. Menang dan kalah dalam suatu pertandingan itu biasa, pasukan Garuda waktu main di bukit jalil memang gak sebagus waktu babak penyisian dan uforia kemenangan mungkin terlalu berlebihan dan mungkin membuat para pemain terlalu berbangga diri. Mentalitas pasukan Garuda mungkin belum terbukti di kandang lawan.

    Terlepas dari itu semua….. besok kita berdoa untuk kemenangan pasukan Garuda dengan terhormat tanpa ada menggunakan kecurangan, 1000% menggunakan skill dari pasukan Garuda.

    Hidup TIMNASku, kalah menang, kau adalah TIMNAS terbaik selama ini, kutunggu kau jebol gawang musuh musuhmu

  5. @helgaindra says:

    sebenarnya sejak pertandningan pertama indonesia vs malay di gbk dulu udah ada sinar laser ko
    pas indonesia lawan filipina penggunaan sinar laser juga ada

    jadi siapa nih suporter yang make laser?

  6. Rosiana says:

    menyambung komen helgaindra saja,
    setahu saya waktu di GBK suppoter indonesia juga memakai laser hijau..
    sudah banyak yg tau dan byk jg yg pura-pura tidak tahu😀
    sayangnya waktu di bukit jalil, penggunaan laser hijau, terlalu dibesar2kan sama media Indonesia.
    (ibarat menyiram minyak tanah, di atas api unggun. apalagi lawannya malaysia)
    kalau melihat match football dunia, sbenarnya laser bukan barang baru.

    Lihat menit 4:05… ini di GBK waktu indonesia menang 5-1

  7. @bangsaid says:

    Yaya, ternyata penggunaan laser hijau sudah sejak pertandingan Malay – Indo 1-5 di babak penyisihan Grup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: