Menunda kepuasan


mainset

Mitos adalah sebuah cerita prosa rakyat yang tokohnya para dewa atau makhluk setengah dewa yang terjadi di dunia lain pada masa lampau dan dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya. Bisa juga di artikan menjadi sebuat pola pikir yang di tanamkan kepada kita pada saat kita masih kecil untuk membuat gambaran tentang sebuah kejadian.

Mitos-mitos orang jawa misalnya yang menyikapi bagaimana sebuah kejadian sehari-hari yang tertanam dari wejangan turun menurun leluruh. Seperti “nak, jangan tidur setelah makan! nanti kamu jadi ular”. Mitos yang di tanamkan sejak kecil agar kita jangan tertidur setelah makan. Sebenarnya jika orang tua mau menjelaskan secara ilmiah dan bukan memberikan paradigma dan pola pikir kolot seperti menanamkan mitos kepada anak-anak pada saat kecil, membuat pola pikir mereka bisa lebih pintar. Beberapa kebiasaan yg begitu mengakar, atau merusak mindset, yg merusak proses pembelajaran.

Ini beberapa tips untuk merubah mainset untuk lebih baik :

  1. Kemapuan-kemampuan dasar harus di pelajari dengan baik sehingga menjadi sifat kedua.
  2. Memperhatikan berarti tetep fokus pada satu hal dalam satu waktu.
  3. Menunda kepuasan itu penting.
  4. Penghafalan tanpa berfikir kritis itu perlu dalam pendidikan.
  5. lupa adalah masalah.
  6. Kecerdasan berarti mengetahui “apa yg ada di luar sana”.
  7. Ada jawaban benar dan salah.

Mitos2 ini kolot merusak pembelajaran yg benar. Mitos  melumpuhkan kreativitas untuk mengembangkan pola pikir. Sedangkan beberapa tips di atas adalah cara merubah mainset atau pola pikir untuk lebih baik.

Sebenarnya saya baru mendapat pencerahan dari beberapa tips yang saya tulis di atas. Antara lain nomer 2 dan nomer 3. Untuk fokus dalam pekerjaan dan menunda kepuasan.

Sebelumnya saya seorang pekerja yang mendambakan bisa online dan membaca banyak berita serta bisa belajar menulis yang baik dan benar melalui tips-tips di internet. Sehingga saya sering lalai dalam pekerjaan. Sebenarnya pekerjaan saya sendiri sangat simple, tapi butuh ketelatenan untuk mengerjakannya. Pekerjaan memonitoring trafik gateway voip ini kadang sering saya tinggalkan untuk bersurfing ria di internet.

Tapi belakangan ini saya mendapat teguran karna trafik yang saya jaga kian hari makin turun😀 *dasar bandel*. Setelah mendapat teguran saya sadar bawasanya fokus dalah suatu hal dan satu waktu itu penting adanya. Pekerjaan apa saja yang kita lakukan harusnya dilandasi dengan rasa senang dan kenyamaan. Sehingga saya harus fokus dan menunda kepuasan untuk bersurfing di internet dan kesukaan saya di luar pekerjaan. Untuk hari ini kiranya saya puas menikmati pekerjaan yang nyaman karna bisa fokus dan nyaman saat bekerja.

Perubahan mainset sangat perlu adanya untuk perkembangan softskill kita dalam berkomunikasi terhadap hal baru apa saja yang kita dapatkan.😀

Adios

sibair

Gambar di ambil dari sini

Tagged , , ,

4 thoughts on “Menunda kepuasan

  1. Wah, saya baru tau lho klo menunda kepuasan itu masuk ke mitos…

  2. Penghuni 60 says:

    yups, semua itu diperlukan fokus sob, agar hasil yg kita peroleh bs lebih jelas lg..

  3. Saya setuju dengan Anda, bahwa ada mitos yang kadang tidak baik untuk dianut. Itu memang piweling jaman dulu, ketika dunia kita, dunianya orang Jawa belum mencapai tataran era digital. Tentu saja sekarang jadi lain. Dulu orang tua harus dianut dan digugu, sekarang malah kalah dengan anak-anak muda yang pendidikannya rata-rata sudah sarjana. Ini memang realita Bung. Anda benar. Trims infonya yang cukup bermanfaat. Selamat dan sukses selalu untuk Anda.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: